Basket mengubah mereka dan Dunia

Liburan musim panas sudah berakhir bagi sebagian besar penduduk Amerika Serikat. Tapi bagi sebuah tim spesial beranggotakan kurang lebih 500 orang (sebagian besar berusia 20-an), liburan yang sebenarnya baru saja dimulai.

Anak-anak muda tersebut adalah para pebasket profesional, dan musim ini mereka memiliki waktu liburan yang lebih panjang dari biasanya. Yang luar biasa, tidak sedikit dari para pemain dan pelatih yang menggunakan pengaruh dan ketenarannya untuk melakukan perubahan baik di komunitas sekitar rumah hingga pada level dunia.

Kegiatan mereka banyak diorganisasi oleh NBA Cares Community Caravan, sebuah program 1 tahun yang menjangkau setidaknya 10.000 sekolah dan komunitas. Dibawan ini ada beberapa contoh anak-anak muda yang berprestasi di basket, tapi tetap rendah hati dan punya keinginan membantu sesama.

Pelatih Denver Nuggets, George Karl,adalah salah satunya. Pada waktu senggangnya ia seringkali memberikan advokasi mengenai kanker bersama Progressive Health Center. Ini cocok dengan profilnya sebagai survivor. Belakangan Karl diketahui menyalurkan donasi sebesar US$50.000 untuk memperbaiki fasilitas di Progressive Health Center juga melakukan kolaborasi dengan American Cancer Society, Cancer league of Colorado, dan St. Jude Children’s Reasearch Hospital di Tennessee.

Bulan Juni lalu, pemain Washington Wizard Andray Blatche terbang ke Kingston, Jamaica, untuk menggelar acara amal. Bersama RuJohn Foundation, Blatche berhasil menggalang US$50.000 untuk merenovasi fasilitas atletik di Kingston College. Ini belum termasuk menyediakan bola basket, sepatu, dan pakaian olahraga bagi sport camps di sekitar Kingston dan Negril.

Mantan forward Washington Wizard, Antawn Jamison, bergabung dengan Ibu Negara Michelle Obama dan organisasi KaBOOM! Yang diprakarsai oleh Darrell Hammond. Bersama, mereka mengajak ratusan relawan untuk membangun taman bermain di sekolah-sekolah. Aksi ini dilakukan bertepatan dengan Hari Pelayanan Publik 2011.

Ekpe Udoh dari tim Warriors menghabiskan liburannya dengan melakukan kontribusi bagi para korban tornado di Oklahoma. Udoh mengunjungi langsung para korban bencana alam, bekerjasama dengan Palang Merah dan komunitas lainnya untuk menyalurkan bantuan yang dibutuhkan.

Minggu lalu, Dwayne Wade -pemain NBA All-Star dan penerima NBA Cares Award tiga kali berturut-turut- tiba di Beijing. Kunjungannya kali ini bukan tanpa maksud, Wade berpartisipasi dalam aksi The One Million RMB Basketball Charity Challenge. Ratusan ribu dollar berhasil dikumpulkan dalam penggalangan dana yang kemudian disumbangkan pada Jet Li Foundation.

Selain itu ada pula nama-nama lain seperti Sam Presti (GM Oklahoma City Thunder), RC Buford (GM San Antonio Spurs), Chad Ford, dan Limor Mizrahi yang masing-masing menghelat aksi basket untuk menyatukan, mendidik, dan menginspirasi pemuda di seluruh dunia.

NBA Cares peduli pada perubahan. Dengan mengajak mereka yang memiliki pengaruh besar dan populer, aksi ini berhasi menginspirasi banyak orang di dunia. Giliranmu kapan? :D

No comments

Powered by Blogger.