Regenerasi LA Lakers Segera Terealisasi



   Hampir dua dekade Los Angeles Lakers diperkuat sosok megabintang Kobe Bryant. Ia telah menyumbang lima gelar untuk klub kebanggan kota Los Angeles tersebut. Sejak bergabung pada 1996 Kobe sudah menyumbang kemenangan demi kemenangan bagi Lakers.
   Terpilih di urutan ke 13 NBA Draft '96 Kobe langsung dikirim ke LA oleh New Orleans Hornets. Dan sejak saat itu ia menjadi salah satu pemain terloyal di NBA. Kobe menjelma menjadi seorang Legenda Lakers, NBA, dan Bola Basket. Bahkan ia menjadi satu-satunya pemain yang diakui kesetaraannya denga Michael Jordan oleh Jordan sendiri.
   Namun Lakers terlalu bergantung pada Kobe. Dan di masa-masa akhir karirnya ini, ketika Kobe jatuh bangun menghadapi cidera LA Lakers mendadak menjadi tim pincang yang terseok-seok di papan bawah. Musim lalu kobe harus absen di playoff lantaran dibekap cidera. Lakers pun dilumat 4-0 oleh Spurs di ronde awal. Musim ini Kobe dilanda cidera kembali dan harus menunggu hingga desember untuk kembali, belum lama bermain ia harus keluar dari kompetisi lagi gara-gara kakinya bermasalah. Ia divonis absen sepanjang musim. Dan efeknya Lakers terpuruk di papan bawah klasemen.
   Ketika masa perjuangan Kobe sudah nampak akan usai ini menjadi sebuah pertanda baru bagi Lakers. Posisi mereka saat ini sangat menguntungkan untuk memenangi lotre top pick NBA Draft '14. Ya, kini timbul spekulasi bahwa Lakers akan segera menemukan suksesor Kobe. Berdasarkan pengalaman Beberapa klub mengalami kebangkitan setelah mendapatkan top player dari NBA Draft. Sebut saja Cleveland Cavaliers yang sudah merasakannya dua kali di era milenium ini dengan mengklaim LeBron James dan Kryie Irving. Atau Houston Rockets dan LA Clippers dengan Yao Ming dan Blake Griffin-nya. Dan juga comeback Bulls bersama Derrick Rose dari Draft 2008.
   Dari catatan sejarah Lakers sudah tiga kali mendapati first pick di NBA draft. yaitu pada tahun 1958, 1979, dan 1982. Peamin yang diangkat pun bukan sembarangan. Mereka adalah Elgin Baylor, Magic Johnson, dan James Worthy. Bukan tidak mungkin Lakers akan mendapatkan kembali kesempatan emas tersebut dan memulai kisah historic yang baru setelah kisah Abdul-Jabbar, Magic Johnson, Shaq, dan Kobe.
   Sementara itu bila dilihat dari peta persaingan saat ini Lakers bukan lagi penguasa divisi seperti pada beberapa episode sebelumnya. Saat ini divisi Atlantic dikuasai LA Clippers dan Golden State Warriors. Padahal saat Kobe sedang di puncak karirnya Lakers hampir pasti menjadi yang terbaik di Wesrten Conference.
   Nah, Kini kita tunggu saja akankah Lakers akan kembali merestart catatan historicnya?(HZ)

No comments

Powered by Blogger.