Shaq center terbaik NBA?

   Hari ini Salah satu legenda bola basket NBA berulang tahun. Dia adalah Shaquille O'Neal atau yang akrab disapa Shaq. Center legendaris ini telah menghabiskan karirnya di berbagai tim raksasa mulai dari Magic dan berakhir di Celtics.
   Berbagai prestasi ia torehkan selama di NBA. Total ia meraih empat cincin juara selama 19 musim berkarir di liga bola basket paling bergengsi sejagat. Dari empat gelar tersebut tiga diantaranya ia raih bersama Los Angeles Lakers dengan rekor Three Peat alias tiga juara musim beruntun pada awal milenium. Saat itu ia berduet dengan Kobe Bryant muda. Namun setelah itu terjadi perselisihan diantara keduanya sehingga Shaq harus pergi dari Lakers.
   Shaq yang lantas hijrah ke Miami Heat mampu membuktikan konsistensinya dengan menambah cincin juaranya, Sementara Kobe gagal meneruskan kejayaan Lakers dan justru mengawali paceklik panjang. Banyak pendapat mengatakan bahwa duet Shaq-Kobe adalah yang terbaik sepanjang masa, dan juga banyak pendapat bahwa "Apabila Shaq dan Kobe terus bersama mereka bisa meraih tiga sampai lima gelar lagi". Dan pada tahun 2009 secara mengejutkan keduannya terbilih menjadi pemenang bersama NBA All-Star MVP setelah membawa tim Barat mengalahkan tim Timur. Ini adalah kali pertama prestasi tersebut diraih lebih dari satu pemain.
   Total dalam 19 tahun perjalanannya Shaq telah membela beberapa tim dan berduet dengan pemain-pemain hebat. Mengawali karir di Orlando Magic Shaq langsung menjelma menjadi monster mengerikan, ia bahkan dijuluki The Diesel. Akhir 90-an Ia pindah ke LA Lakers dan menorehkan sejarah bersama Kobe Bryant. Perselisihan mengasingkan Shaq ke Miami Heat, bersama Dwyane Wade ia mempersembahkan gelar Juara pertama dalam sejarah Heat. Setelah cukup lama tidak meraih gelar lain Shaq pindah ke Phoenix Suns dan menjadi partner Steve Nash. Tak lama ia dipinang Cleveland Cavaliers untuk memenuhi keinginan LeBron James yang minta ditransfer bila tidak kunjung juara bersama Cavs. Namun kedatangannya tak berbuah apa-apa baik Shaq ataupun LeBron kompak meninggalkan Cavs. Shaq memperkuat rival abadi Lakers yaitu Boston Celtics. Hingga akhirnya pada 2011 ia memutuskan untuk pensiun.
   Shaq merupakan tipe pemain yang garang dibawah ring. Ia terkenal dengan Two Handed Dunk nya yang mematikan, bahkan sampai pernah memecahkan papan backboard ring. Itu sebabnya ia ditakuti. Namun seperti Acchilles, Shaq tetaplah bertumit. Kelemahan utamanya adalah eksekusi free throw yang buruk. Pemain yang kesulitan menghadapinya tinggal melanggarnya, dan seperti yang diduga Shaq tak berdaya.(HZ
)

No comments

Powered by Blogger.