Zoran Planinic

   Zoran Planinic adalah pebasket berkebangsaan Kroasia yang saat ini membela klub asal Turki yaitu Anadolu Efes. Ia juga merupakan salah seorang pemain di dalam skuad tim nasional bola basket Kroasia. Ia lahir di Mostar, Bosnia-Hezergovina (Saat itu bagian Yugoslavia) pada 12 September 1982.
   Pada saat masih muda ia bermain di klub junior KK Cibona. Pada musim 1999/2000 ia memulai karir profesionalnya sebagai pemain pinjaman di Klub Benston Zagreb. Ia kembali ke KK Cibona pada tahun 2000 dan terpilih sebagai MVP di Liga Kroasia pada 2001. Ia bertahan di Cibona hingga 2003.
   Pada NBA Draft tahun 2003, pemain bertinggi badan 6 kaki 7 inchi ini dipilih oleh New Jersey Nets pada urutan ke 22 ronde pertama. Selama tiga musim di NBA Planinic menorehkan rata-rata 4 poin 1.4 rebound dan 1.1 assist per game. Namun tiga tahunnya itu tidak apa-apanya dibanding momen menakjubkannya pada musim 2005-2006. Ia melakuakan tembakan spektakuler dari ujung area pertahanan pada detik-detik akhir saat melawan Utah Jazz yang akhirnya memberikan kemenangan bagi Nets.
   Pada musim panas 2006 Planinic dan Nets sepakat untuk melepasnya kembali ke Eropa. Ia bergabung dengan Klub Spanyol yaitu TAU Ceramica, Saat itu klub tersebut masih diperkuat Tiago Splitter. Planinic berhasil meraih Piala Super Spanyol dua musim berturut-turut bersama TAU Ceramica pada 2006 dan 2007. 25 Juni 2008 Planinic meneken kontrak dengan Klub Rusia, CSKA Moscow. Dan pada tahun 2010 Klub Rusia lainnya yaitu BC Khimki mendatangkan Planinic dari CSKA. Baru pada Juli 2013 Planinic hijrah ke Klub raksasa Turki Anadolu Efes.
   Pada awal 2014 Planinic kembali menggoncan jagat. Pertandingan antara Anadolu Efes melawan EA7 Armani Milano menjadi laga paling dramatis di Europa League. Pertandingan tersisa tiga detik Milan yang unggul 58-59 mendapat hadiah berupa dua lemparah fhree throw. Eksekutor mereka, Keith Langforth sukses mengeksekusi lemparan pertama, kedudukan berubah menjadi 58-60. Namun tembakan kedua gagal melesat ke dalam ring, dengan sigap Zoran Planinic melakukan defensive rebound, berjalan beberapa langkah, dan dari ujung lapangan ia melepaskan tembakan jauh. Lagi-lagi ia menjadi pahlawan lantaran tembakannya masuk ke dalam ring dengan mulus dan membuatnya menjadi Buzzer Beater. Efes menang 61-60 dari Milan.

No comments

Powered by Blogger.