Best of Draft Class : '05

   Madison Square Garden menjadi saksi bisu terciptanya sejarah pada 28 Juni 2005. Seorang pemuda berhasil menjadi orang Australia petama yang dipilih di 1st pick NBA Draft. Ialah Andrew Bogut yang saat ini bermain untuk Golden State Warriors. Dibanding beberapa pemain seangkatannya yang lain karir Bogut tak begitu cemerlang. Justru pemain-pemain diluar top 5 pick lah yang saat ini lebih tenar. Kita lihat urutan pick tahun 2005 dibawah ini untuk mengetahui siapa saja top 10 pick players 2005

  1. Andrew Bogut - Milwaukee Bucks
  2. Marvin Williams - Atlanta Hawks
  3. Deron williams - Utah Jazz
  4. Chris Paul - New Orleans Hornets
  5. Raymond Felton - Charlotte Bobcats
  6. Martell Webster -Portland Tarail Blazers
  7. Charlie Villanueva -Toronto Raptors
  8. Channing Fryie - New York Knicks
  9. Ike Diogu - Golden State Warriors
  10. Andrew Bynum - Los Angeles Lakers
   Dari sepuluh pemain diatas hanya tiga yang pernah masuk ke tim All-Star. Uniknya Andrew Bogut yang berada di urutan teratas justru belum pernah merasakan menjadi pemain All-Star. Kira-kira siapa saja pemain terbaik dari Draft Class 2005 ini?

5. Deron Williams
   Draft Pick : Round 1 Pick 3 oleh Utah Jazz
Karirnya di Utah Jazz tak begitu bersinar. Ia hanya dua kali masuk All NBA Second Team pada 2008 dan 2010. Namun pada 2011 sejak ia pindah ke New Jersey Nets (Sekarang Broklyn Nets) performanya mulai meningkat. Berturut-turut ia terpilih menjadi pemain All-Star mulai 2010-2013. Kini bersama Kevin Garnett dan Paul Pierce ia membangun dinasti baru di Broklyn.

4. Nate Robinson

   Draft Pick : Round 1 Pick 21 oleh Phoenix Suns (langsung ke New York Knicks)
Pemain bertubuh mungil ini tak punya gelar apa-apa dalam kompetisi reguler NBA. Sejak bergabung dengan New York Knicks pada 2005 KyptoNate tidak pernah sekalipun masuk tim All-Star NBA. Namun sebenarnya ia punya rekor fantastis dalam sejarah NBA All-Star Weekend. Ia menjadi satu-satunya pemain yang memenangi Kontes Slam Dunk sebanyak tiga kali. Dengan tubuhnya yang pendek ia tetap mampu melakukan Dunk spektakuler bahkan sampai melompati Raksasa setinggi Dwigth Howard. Maka tak heran kalau Nate dijuluki Raja Slam Dunk.


3. David Lee

   Draft Pick : Round 1 Pick 30 oleh New York Knicks
Pemain bertinggi badan 206 cm ini membela New York Knicks selama kurang lebih 5 musim pada awal karirnya. David Lee yang pernah berkunjung ke Indonesia ini sudah dua kali terpilih menjadi pemain All-Star NBA. Kini Lee bermain untuk Golden State Warriors.


2. Danny Granger

   Draft Pick : Round 1 Pick 17 oleh Utah Jazz
Danny Granger baru sekali merasakan sensasi All-Star. Ia juga belum pernah mendapatkan cincin juara. namun dibalik itu ia merupakan sosok yang tangguh dan pantang menyerah. Ia adalah pemain yang menimpin rekan-rekannya di Indiana Pacers untuk bangkit dari keterpurukkan. Pada 2009 ia menerima penghargaan Most Improved Player. Granger yang juga pernah mengunjungi Indonesia kini bermain untuk LA Clippers.


1. Chris Paul

   Draft Pick : Round 1 Pick 4 oleh New Orleans Hornets
Chris Paul merupakan sosok pemimpin yang tangguh. New Orleans hornets sangat bergantung pada Paul dan memproteksi Paul dengan sekuat tenaga karena tentu tak ingin melakukan kesalahan yang sama seperti saat memilih Kobe di Draft '96. Paul yang akrab disapa CP3 merupakan pemenang penghargaan Rookie of The Year pada angatannya. Sejak 2008 ia selalu masuk Tim All-Star Wilayah barat dan memenangi MVP All-Star pada 2013, Saat itu ia sudah berseragam LA Clippers. Kini bersama Blake Griffin ia berambisi membawa Clippers ke masa kejayaannya.


No comments

Powered by Blogger.