Peta Kekuatan NBA : Atlantic



   Klub dengan titel terbanyak di NBA berasal dari kota Boston yang tergabung dalam Divisi Atlantic. Ialah Boston Celtics dengan torehan 17 gelarnya. Sementara itu Philadelphia 76Ers dan New York Knicks juga memiliki prestasi yang lumayan di kompetisi bola basket paling bergengsi sejagat. Masing-masing sudah menjuarai kompetisi sebanyak tiga dan dua kali. Brooklyn Nets yang dulu dikenal sebagai New Jersey Nets belum sekalipun memenangi babak final yang sudah dua kali dicapainya. Sementara satu-satunya wakil Kanada, Toronto Raptors hingga kini belum mampu berbuat banyak di kancah NBA.
   Itulah gambaran sederhana mengenai prestasi klub Divisi Atlantic. Secara fisik Divisi Atlantic merupakan gabungan dari klub-klub asal pantai timur Amerika Serikat, meski kenyataannya Toronto Raptors tidak berada di daerah yang sama. Dinamai Atlantic karena letak geografisnya yang dekat dengan Samudera Atlantik.
   Pada perjalannya Divisi Atlantic pernah dihuni klub-klub lain. Buffalo Braves (Sekarang LA Clippers) merupakan satu dari empat klub pertama yang menghuni divisi ini, sebelum akhirnya keluar pada 1978. Sejak saat itu posisi Braves digantikan oleh Klub asal ibu kota Washington Wizards. Pada 1988 Charlotte Hornets ikut meramaikan Divisi Atlantic. Setahun kemudian Hornets keluar diiringi masuknya Miami Heat. Dan salah satu rival Heat yakni Orlando Magic mulai diperkenalkan pada 1991. Tahun 2004 menjadi tahun yang signifikan bagi Divisi Atlantic. Wizards, Heat, dan Magic secara serempak dipisahkan dari divisi ini, sementara Toronto Raptors masuk untuk bergabung dengan Boston Celtics, New York Knicks, Philadelphia 76Ers dan New Jersey Nets.
   Dulu Sixers merupakan salah satu klub utama di NBA. Begitu pula dengan New York Knicks yang kekuatanyya diperhitangkan pada awaal 70an. Dan tentunya tidak ada yang meragukan Boston Celtics di kompetisi NBA. Ketiganya merupakan kekuatan besar NBA sekitar tahun 1970an - 1980an.
   Seiring berjalannya waktu Sixers tidak lagi garang seperti dulu. Bahkan tahun ini (2014) Sixers benar-benar terpuruk dan menciptakan rekor memalukan. Mereka menyamai rekor 26 kali kalah beruntun yang dimiliki Cleveland Cavaliers.
   Sama halnya dengan Boston Celtics, setelah berhasil menjadi juara pada 2008 Celtics yang mampu mencapai final lagi pada 2010 performanya berangsur-angsung menurun bahkan selalu kesulitan mencapai playoff. Hal ini tidaklah aneh. Pasalnya klub yang selalu diperkuat pemain top seperti Bill Russell dan Larry Birds ini belum lama ini terpaksa melepas Trio maut yang telah mempersembahkan gelar pada 2008. Shooting guard andalan mereka Ray Allen hijrah ke Miami Heat dan berhasil melanjutkan perburuan cincin juara bersama pemain-pemain top Heat lainnya. Dan yang lebih menyakitkan dua pemain legendaris Celtics yakni Kevin Garnett serta Paul Pierce kompak bergabung dengan klub Divisi Atlantic lainnya yakni Brooklyn Nets.
   Untuk saat ini Nets merupakan kekuatan baru Divisi Atlantic. Sejak pidah dari New Jersey ke Brooklyn, Nets menjelma menjadi salah satu Klub kuat wilayah Timur. Kedatangan Garnett dan Pierce menjadi angin segar bagi Nets. Namun selain itu mereka juga punya pemain lain seperti Brook Lopez. Bukan tak mungkin beberapa tahun lagi Nets bisa mencapai puncak kejayaannya sepanjang keikutsertaannya di NBA.
   Untuk klub yang tak pernah terhapus masa New York Knicks sekali lagi masih tetap berjaya pada hari ini. Beberapa tahun lalu kota New York menyebarkan virus Linsanity kepada seluruh pengamat basket di dunia. Kini Knicks berkompetisi dengan segudang pemain impian. Sebut saja Amare Stoudemire, Carmelo Anthony,Tyson Chandler, J.R Smith, dan Iman Shumphert. Adanya pemain-pemain tersebut sepertinya memberikan jaminan masa depan yang cerah bagi kubu Knicks. Belum lagi naiknya moral seiring kembalinya Phil Jackson ke New York sebagai Presiden Knicks.
   Sementara publik Kanada tentu berharap banyak pada satu-satunya wakil mereka di NBA yakni Toronto Raptors. meski telah melahirkan bintang sekaliber Vince Carter dan Chris Bosh klub berlogo Dinosaurus ini belum mampu berprestasi di NBA hingga detik ini, prestasi terbaiknya hanya menjadi juara divisi pada 2007 yang berujung kekalahan di ronde pertama
. Sebuah kisah yang pahit bagi penggemar setia mereka.
   Divisi Atlantic menjadi Divisi yang menyimpan kisah-kisah historis NBA khususnya wilayah timur. Meski kini tak seheboh dulu Divisi Atlantic masih menjadi Divisi yang digemari pecinta bola basket NBA.

RIVALITAS :
Boston Celtics - New York Knicks
Boston Celtics - Philadelphia 76Ers
New York Knicks - Brooklyn Nets
New York Knicks - Philadenphia 76Ers
(HZ)

No comments

Powered by Blogger.