Macam-macam Shot Chart

   Untuk mengeteahui kemampuan shoting seorang pemain perlu dilakukan sebuah analisa yang akurat. Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan shot chart. Yaitu dengan memanfaatkan diagram yang dibuat berdasarkan hasil penampilan seorang pemain dalam sebuah pertandingan ataupun latihan. Diagram ini disebut Shot Chart. Dari diagram ini kita dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan akurasi tembakan pemain pada titik titik tertentu. Ada beberapa jenis Shot Chart yang memiliki tingkat kedetilan yang berbeda, mari kita bahas bersama.

Shot Location


   Shoot Location merupakan jenis diagram tembakan yang paling detail dan rumit diantara semua shot chart. Pembuatannya berdasarkan titik pasti tiap tembakan yang dilepaskan. Pemain bisa mengetahui dimana saja letak pasti tembakan yang masuk dan tembakan yang gagal. Dalam memanfaatkannya titik kekuatan pemain adalah suatu daerah dimana terdapat banyak titik sukses.

Shot Zone

   Shot zone merupakan diagram yang tingkat keakuratannya satu strip dibawah Shot Location. Data yang dikumpulkan dari diagram ini hampir mendekati sama akuratnya dengan Shot Location meskipun pembuatannya jauh lebih mudah. Sehingga memang diagram ini lebih efektif. Pengambilan data diawali dengan membagi lapangan menjadi beberapa daerah. Pada umumnya area offensive dibagi menjadi 14 bagian, yakni lima diluar garis tiga angka, lima di bagian dalam garis tiga angka, tiga di depan dan samping ring, dan satu di bawah ring. perhitungannya sama dengan Shot location hanya saja dibuat lebih kasar karena titik tembakan langsung dimasukan ke dalam suatu daerah.

2s/3s/Paint

   Diagram ini adalah diagram yang simple tetapi cukup efektif untuk meninjau kemampuan tembakan pemain. Pada diagram ini area offensive dibagi menjadi tiga bagian utama. Pertama yakni Paint Area, adalah area yang tebentang dari bawah ring hingga titik tembakan bebas, Dinamakan demikian karena biasanya lantai paint area memiliki warna yang berbeda dari lantai lapangan. Cara paling efektif mencetak poin adalah dengan layup. Bagian kedua adalah 2s Area yakni area di dalam garis tiga angka tetapi diluar paint area. Ini adalah daerah dimana pemain dapat mencetak dua angka. Terakhir 3s Area yaitu daerah diluar garis tiga angka. Satu-satunya cara mencetak angka yang paling masuk akal dari daerah ini adalah dengan melakukan jumpshot, dimana tiap tembakan berhasil bernilai tiga angka. Diagram ini membantu pemain menemukan kekuatannya secara general.

Left/Center/Right

   Ini adalah diagram yang sama sederhananya dengan diagram sebelumnya. Pembagiannya adalah daerah offense dibagi tiga yaitu kiri, tengah, kanan. Patokannya adalah dengan menarik paint area sampai garis tengah lapangan sebagai daerah tengah. Daerah di sebelah kirinya adalah daerah kiri begitu pula sebaliknya. Dengan diagram ini pemain dapat menemukan daerah andalannya berdasarkan letak umumnya.

No comments

Powered by Blogger.