Istilah : Crossover


Anthony Barbers men-crossover Nigel William-Goss

 Crossover dribble adalah istilah yang merujuk pada sebuah manuver dalam permainan bola basket yang mana seorang pemain yang menddribble bola memindahkan bola dari satu tangan ke tangan lainnya dengan sangat cepat, tujuannya ialah untuk mengubah arah pergerakan. Agar anda punya sedikit gambaran saya akan memberikan satu contoh : Seorang pemain mendribble bola dengan tangan kirinya, kali ini ia harus berhadapan dengan penjagaan pemain lawan. Ia kemudian membuat langkah lebah ke kiri disertai dengan fake head yang membuatnya seolah-olah hendak melewati penjagaan melalui sisi kiri. Apa bila pemain bertahan tertipu maka pemain ini tadi memindahkan bola ke tangan kanannya dan bergerak menembus pertahanan melalui sisi kanan. Crossover dapat diikuti dengan gerakan menembus pertahanan lawan, passing, ataupun shooting.

Ada enam jenis Crossover / macam-macam Crossover :

Normal Crossover
Pada normal crossover pemain langsung mengubah arah pergerakannya setelah bola berpindah. Gerakan jenis ini mengandalkan kecepatan. Pengamat bola basket sepakat Derrick Rose dan Russell Westbrook merupakan pemain yang sangat piawai dalam melakukan crossover ini.

Half Crossover Atau "In and Out"
Pada crossover jenis ini a player brings the ball from one side of their body across their chest dan kembali ke posisi awal dalam satu gerakan. Gerakan ini biasanya diakhiri dengan sebuah head fake dan langkah ke arah yang berlawanan dari posisi asli agar lebih meyakinkan. Variasi lainnya yakni dengan melakukan normal crossover setelah melakukan half crossover untuk menyulitkan lawan.

Killer Crossover
Untuk yang satu ini pemain melakukan sebauh gerakan fake ke satu arah, yakni dengan mengambil langkah lebar dan disertai head fake dan biasanya berhenti dahulu. Pemain kemudian memindahkan bola dari tangan kana ke kiri atau sebaliknya melalui kolong kaki dan bergerak ke arah tersebut. Cara ini terbukti efektif untuk meloloskan diri dari penjagaan jarak dekat . Dalam permainan streetball crossover jenis ini sangat populer karena biasanya menyebabkan lawan kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Tim Hardaway terkenal dengan gerakan variasi uniknya yang disebut "UTEP Two-step".

Behind the back Crossover Atau "Shake and Bake"
Behind the back crossover sama dengan crossover biasa, bedanya perpindahan bola dilakukan di belakang tabuh. variasi lain dari gerakan jenis ini ialah "wraparound," yakni memegang bola dengan satu tangan lalu perpindahan bola ke tangan lainnya dilakukan dengan cara dilewatkan belakakng badan lebih dulu baru dipindah tangankan dengan cepat. Jamal Crawford terkenal dengan trik-triknya.

Double Crossover
Crossover jenis ini kalau dijabarkan kira-kira seperti pura-pura hendak melakukan crossover atau lebih sederhananya pura-pura hendak menipu. Pemain melakukan men-crossover bola dari satu tangan ke tangan lain kemudian melakukan crossover lagi seghingga bola kembali lagi ke posisi awal. Pemindahan bola juga bisa dilakukan melalui kolong kaki atau belakang tubuh. Sebenarnya gerakan ini cukup sulit untuk diterapkan. Gerakan ini dipopulerkan oleh Allen Iverson pada era 2000an.

Ankle-Breaking Crossover
Maksudnya ketika pemain sedang melakukan crossover, pemain lawan yang tertipu sampai jatuh sendiri dalam melakukan gerakan pertahanannya. Gerakan ini biasa digunakan oleh bintang NBA saat ini seperti Kyrie Irving, Chris Paul, Stephen Curry and Damian Lillard.

 Crossover bisa dilakukan oleh pemain yang berposisi sebagai apapun tanpa terkecuali, namun umumnya dikakukan oleh point guard dan shooting guards. Crossover pertama ditampilkan Richard (Rick) "Pee Wee" Kirkland dalam pertandingan street basketball di Rucker Park. Oscar Robertson disebut-sebut sebagai pemain yang mempopulerkannya di NBA pada 1960an dan sama halnya Dwayne Washington yang bermain untuk Syracuse pada awal 1980an. Tim Hardaway menjadi pemain yang mempopulerkan variasi killer crossover di NBA, sementara Allen Iverson mempopulerkan double crossover.

No comments

Powered by Blogger.